music

Total Tayangan Laman

Share It

“MENGHORMATI HAK ORANG LAIN”

23.30 |


MAKALAH BAHASA INDONESIA
“MENGHORMATI HAK ORANG LAIN”


Disusun oleh :
Isna Nurifa Sasmita Putri (12/331753/PN/12828)
Nayli Ulya Khalisha (12/331757/PN/12832)
 Dian Maya Sari (12/335178/PN/13029)
Arin Amini (12/338074/PN/13049)

FAKULTATAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2012



Menghormati Hak Orang Lain

Manusia terlahir sebagai makhluk sosial yang mengakibatkan mau tidak mau mereka harus bersinggungan dan berinteraksi dengan orang-orang sekitarnya karena pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan bantuan orang lain. Dalam kehidupan nyata kita tidak bisa melakukan dan memenuhi kebutuhan kita sendiri tanpa bantuan orang lain, contohnya ketika kita butuh servis motor ataupun membangun rumah kita memerlukan bantuan orang lain, sehinggauntuk memenuhi kebutuhan kita tersebut kita harus menjaga sikap dan prilaku kita saat berinteraksi dengan orang lain dan yang paling penting adalah sikap menghargai hak orang lain.
Jika kita berbicara tentang mengapa kita harus menghormati orang lain maka ada beberapa alasan kuat kenapa kita harus menghormati hak orang lain yaitu karena kita Saling Membutuhkan, Saling Menguntungkan, Saling Mengisi, dan Saling Menguatkan.
Mungkin sebagian orang selalu menuntut karena orang lain tidak menghargai haknya, namun jika kita lihat flassbacknya mengapa seseorang tidak dihargai haknya, hal itu karena mereka juga tidak menghargai hak orang lain. Bagaimana orang lain bisa menghargai kita kalau kita sendiri tidak menghargai hak orang lain.
Setiap orang menginginkan keberadaannya diakui dan hak- haknya dihormati. Rasa harga diri sebagai manusia akan terusik jika hak-haknya diabaikan oleh orang lain, karena harga diri merupakan identitas manusia yang pada dasarnya memang butuh pengakuan dari pihak lain, sehingga kadang orang akan bisa berbuat nekat jika harga dirinya dilanggar dan diusik oleh orang lain. Namun tidak dibenarkan jika kita terlalu memaksakan kehendak kita kepadaorang lain, karena setiap orang memilki hak inividual namun jangan sampai hak individual menjadi alasan untuk tidak menghargai hak orang lain. Dan jika terjadi dua kepentingan yang berbeda di antara kedua belah pihak,harus dicarikan jalan keluarnya dengan cara musyawarah untuk mencapai titik temu.Sikap saling menghargai sangat dibutuhkan dalam berteman atau dalam pergaulan sehingga hubungan tersebut dapat berjalan secara harmonis, karenamasing-masing merasa hak-haknya dihormati. Kita tentu tidak mau dipaksa olehorang lain, dan orang lain pun tidak suka jika kita paksa.Jika semua orang mengembangkan sifat- sifat menghargai hak orang makasikap solidaritas akan terjalin kuat dan negara ini akan semakin maju. Karena jika kita masih tidak bisa menghargai hak orang lain maka perselisihan dan hidup harmonis tidak bisa dicapai dan hanya menjadi angan-angan belaka.
Banyak contoh kasus dalam kehidupan sehari-hari yang tanpa kita sadari kita telah tidak menghargai hak-hak orang lain. Seperti seorang perokok yang sedang merokok diangkutan kota yang penumpangnya berdesak-desakan, dengan tanpa rasa bersalah sedikitpun dia mengepulkan asap yang membuat orang disekitarnya merasa pengap dan resah. Walaupun telah ada peraturan yang melarang merokok di angkutan umum, namunperokok tetap saja merokok dan merampas hak orang lain untuk mendapatkan kenyamanan dalam angkutan umum, peraturan tersebut tidak diindahkan dan hanya formalitas saja. Seharusnya para perokok memikirkan perokok pasif yang selalu mereka beri dampak buruk dari kebiasaan mereka, setidaknya para perokok menghargai hak orang-orang yang tidak merokok karena sampai saat ini perokok pasiflah yang harus menghargai para perokok aktif, tanpa ada timbal balik sikap menghargai dari para perokok. Sebagai seorang makhluk marilah kita saling menghargai hak-hak masing-masing. Selain contoh diatas masih banyak contoh lain yang menunjukkan sikap apatis kita terhadap hak orang lain yang biasa kita lakukan tanpa kita sadari.
Dari contoh tersebut menunjukkan bahwa moral bangsa masih sangat rendah, untuk menjadi negara yang maju dan lebih baik prinsip dasar kehidupan menghargai hak orang lain harus ditanamkan sejak dini, sehingga tidak menyebabkan seseorang lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan mulailah berkembang sikap individualisme seperti saat ini. Jika kita sadari sebenarnya dengan sikap menghargai hak orang lain maka manfaatnya akan kembali pada masing-masing individu seperti pepatah barang siapa menabur benih, dia yang memetik buahnya yang artinya secara garis besar seperti berikut barang siapa melakukan  kebaikan maka dia akan memperoleh kebaikan itu suatu saat nanti.
Namun sikap menghargai orang lain mulai menurun hal ini karena setiap orang merasa bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri tanpa orang lain, dan dengan kemajuan tekhnologi membuat semua orang lebih mudah untuk melakukan aktivitas mereka, namun membuat kesenjangan komunikasi.
Selain itu bangsa indonesia sendiri masih mencerminkan sikap tidak menghargai hak-hak orang lain bahkan bisa dikatakan membelenggu hak-hak orang lain seperti ketika seseorang mekspresikan aspirasi dan pendapatnya terhadap suatu permasalah suatu pemerintah baik bidang politik, ekonomi maupun kinerja pemerintah sendiri maka apa yang mereka lakukan akan mendapat kekangan ataupun ancaman dari berbagai pihak, jika hal ini terus terjadi maka dapat menyebabkan seseorang akan apatis terhadap permaslahan pemerintah atau bahkan selalu berjalan diseberang jalan pemerintah.
Pada dasarnya manusia memiliki HAM karena ia adalah manusia, peranan HAM ini sangat penting karena dengan adanya kesadaran bahwa manusia memiliki HAM membuat mereka mempunyai inspirasi dan kreativitas.Jika HAM ini telah hilang dan dikekang kepentingan orang atau sekelompok orang yang Iain, maka kemanusiaan manusia pun akan hilang sehingga pendidikan mengenai HAM sudah selayaknya diberikan kepada masyarakat. Artinya, masyarakat harus disadarkan bahwa ia mempunyai HAM sebagai bekal mereka hidup sejak dini. Dengan demikian, ketika hak-haknya direnggut dan bahkan diabaikanmereka dapat membela diri. Secara lebih spesifik, pendidikan berbasis HAM diharapkan akan membawa kesadaran baru di masyarakat tentang pentingnya menghargai setiap individu berdasarkan hak asasi bawaan masing-masing.Sikap Menghargai hak orang lain dapat diterapkan dalam kehidupan seperti saat kita mempunyai sikap toleransi.
Salah satu lembaga yang mempunyai kewenangan mengajarkan HAM kepada masyarakat adalah pendidikan. Pendidikan tidak hanya berarti sekolah, pesantren, perguruan tinggi, dan seterusnya. Pendidikan juga berbentuk lembaga seperti keluarga, masyarakat itu sendiri, dan pemerintah. Pengenalan HAM semestinya telah ditanamkan sejak di dalam keluarga. Artinya, keluarga mempunyai kewenangan (baca tanggung jawab) lebih untuk menanamkan HAM pada diri anak. Seorang anak mempunyai hak untuk hidup. Artinya, ia adalah insan merdeka yang oleh karena itu, anak tidak boleh disakiti dan siksa. Kekerasan terhadap anak yang baru-baru ini kembali merebak merupakan salah satu bukti belum sadar-nya keluarga akan arti penting HAM. Anak juga mempunyai hak untuk berekspresi. Pengambilan keputusan yang dilakukan dalam keluarga seyogyanya mempedulikan dan menghormati pendapat anak.

0 komentar:

Poskan Komentar